Jumat, 09 September 2016

PD Tentukan Langkah Politik di Pilgub DKI Pekan Depan

PD Tentukan Langkah Politik di Pilgub DKI Pekan Depan
Jumat 09 Sep 2016


Sumber:http://www.detik.com/
NewsBreaking21-Jadwal pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta tinggal dua minggu lagi. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarif Hasan, mengatakan partainya akan segera mengumumkan sikap dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Insya Allah akan ditentukan minggu depan. Sudah mengerucut," kata Syarif kepada wartawan setelah acara perayaan HUT Partai Demokrat ke-15, di Kantor DPP PD di Jl Proklamasi no 41, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016).

Dia berjanji akan memberikan alternatif pilihan bagi warga DKI dalam Pilkada pada 15 Februari 2017. Bagi dia, calon yang akan dipilih berdasarkan suara rakyat.

"Kami memilih calon yang memiliki elektabilitas yang tinggi," kata Syarif.

Partai Demokrat masih membuka peluang bagi koalisi dalam setiap pergelaran pilkada di tiap daerah.

"Ada dua sumber. Pertama dari kader sendiri. Kedua, kalau kader tidak ada, kita memilih dari kader luar Partai Demokrat. Kami sangat terbuka dan dinamis untuk berkoalisi dengan partai lain, Yang tujuannya adalah demi bangsa dan negara," kata Syarif.

Selain itu Syarif menjelaskan bahwa partai Demokrat akan melakukan Rakernas pada tanggal 9 Oktober 2016. Ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam rakernas tersebut.

"Biasanya renstra (rencana strategis) menghadapi pilkada (serentak 2017), pemilu legislatif dan pilpres pada 2019," kata Syarif.

Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di Bandara Cengkareng Diprediksi Naik 12%

Libur Idul Adha, Penumpang Pesawat di Bandara Cengkareng Diprediksi Naik 12%
Jumat 09 Sep 2016


Sumber:http://www.detik.com/
NewsBreaking21-Lonjakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten diperkirakan akan terjadi bersamaan dengan adanya libur panjang (long weekend) Hari Raya Idul Adha 1437 H. Kenaikan diprediksi sekitar 10-12 persen.

"Total pergerakan penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini diperkirakan akan mencapai 138.989 penumpang dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 947 pesawat," ujar Plt President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Djoko Murjatmodjo dalam rilis AP II yang diterima Jumat (9/9/2016).

Diperkirakan lonjakan penumpang terjadi sejak Jumat (9/9) hingga Senin (12/9) mendatang. Sementara pada hari Sabtu (10/9) dan hari Minggu (11/9), pergerakan penumpang diperkirakan masih tinggi, masing-masing 131.619 penumpang dan 116.959 penumpang.

"Kami memperkirakan arus balik akan terjadi pada hari Senin sore hingga malam hari. Namun pada hari Senin, pergerakan penumpang sudah menurun hingga menjadi 111.302 penumpang dibandingkan hari Jumat (9/9)," tambah Djoko.

Menurut Djoko, tingginya pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menunjukkan masih bergairahnya roda perekonomian di Indonesia. Salah satunya ditunjukkan oleh maskapai Sriwijaya Air yang telah mengajukan permohonan 'extra flight' untuk tujuan daerah wisata Bali dan Tanjung Karang yang masing-masing sebanyak dua extra flight.

Djoko mengatakan, PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai perusahaan negara yang mengelola 13 bandara di kawasan barat Indonesia telah siap mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut. PT AP II akan memberikan layanan yang optimal kepada pengunjung bandara.

"PT Angkasa Pura II (Persero) juga telah bekerja sama pemangku kepentingan lainnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan menempatkan 395 personel TNI untuk menjaga keamanan bandara," jelas Djoko.

"Khusus bagi penumpang Garuda Indonesia pada penerbangan domestik, PT Angkasa Pura II (Persero) mengimbau agar penjemputan penumpang pesawat dengan kendaraan pribadi yang tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dilakukan di gedung parkir. Di gedung parkir tersebut juga tersedia lobby untuk penjemputan yang dapat langsung diakses oleh penumpang atau pengunjung bandara melalui Lantai 1 Terminal 3,"pungkasnya.

Cerita Pak Yusuf yang Diajak Jokowi Selfie di Tanah Abang Tapi Tak Punya HP

Cerita Pak Yusuf yang Diajak Jokowi Selfie di Tanah Abang Tapi Tak Punya HP
Jumat 09 Sep 2016


Sumber:http://www.detik.com/
NewsBreaking21-Bukan hal yang aneh bagi Presiden Jokowi untuk berinterksi langsung dengan warga tanpa diagendakan. Usai blusukan dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Presiden Jokowi sempat mengajak beberapa warga bersalaman dan berfoto.

Momen itu terjadi sekitar pukul 14.28 WIB, saat Presiden Duterte lebih dulu meninggalkan Jokowi usai blusukan selama sekitar 35 menit di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Presiden Jokowi yang sudah berada di samping pintu mobilnya, rupanya tidak langsung masuk mobil dan menyusul Duterte. Jokowi sepenuhnya sadar ada ratusan orang yang berdiri menyaksikan kehadirannya di Tanah Abang, bersama Menlu Retno Marsudi dan Mendag Enggartiasto Lukita.

Di samping pintu mobil RI-1 itu, Jokowi tiba-tiba menunjuk seseorang yang berdiri di antara pengamanan prajurit TNI. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berada di dekat Jokowi sudah paham maksud Presiden, yaitu memanggil orang yang ditunjuk itu untuk maju menghampiri Jokowi agar bisa berfoto dan bersalaman.

Tentu saja warga yang dipanggil spontan itu senang. Seorang pria lalu maju melewati Paspampres untuk bersalaman dengan Jokowi. Dia mengeluarkan Hp nya untuk berfoto dan seperti kebiasaan, salah seorang anggota Paspampres akan membantu memfoto warga itu dengan Jokowi. Jepret!

Warga lainnya ikut unjuk tangan saat Jokowi meluaskan pandangannya melihat warga yang berdiri menyemut di halaman depan Blok A Pasar Tanah Abang. Ada ibu-ibu, pemuda dan bapak-bapak yang ditunjuk Jokowi bergantian untuk maju.

Jepret! Jepret! Banyak kamera HP warga mengabadikan momen itu. Tentu warga yang bisa menghampiri Jokowi itu bisa sedikit bercakap langsung dengan Jokowi. Tapi juga tak melulu warga yang dipanggil punya HP untuk berfoto dengan Jokowi.

Pak Yusuf salah satunya. Saat menghampiri Jokowi, Paspampres di samping Jokowi menanyakan kamera atau HP yang dimiliki Pak Yusuf, tapi dia tidak punya kamera atau HP. Akhirnya Pak Yusuf hanya bersalaman dan bercakap singkat dengan Jokowi. Jokowi dan Pak Yusuf pun tertawa.

Usai bersalaman dengan Jokowi, mata Pak Yusuf seketika tampak bekaca-kaca. "Ya kita orang kecil senang foto sama Presiden," kata Pak Yusuf yang mengaku berasal dari Padang itu saat ditanya detikcom.

"Baru sekarang ada Presiden yang dekat, terasa merakyatnya. Kalau sebelumya harus 20 meter jaraknya. Sekarang bisa foto," lanjutnya sambil menyeka matanya, tapi sedikit tertawa.

"Ya tadi ada ribuan yang foto saya, ha..ha.." lanjut Pak Yusuf soal fotonya dengan Jokowi.

Ada sekitar 10 orang yang diajak Jokowi untuk berfoto. Paspampres sangat jeli melihat warga di sekitar Jokowi. Setelah sekitar 5 menit, Jokowi akhirnya meninggalkan Pasar Tanah Abang menuju Istana Merdeka.

Rabu, 07 September 2016

Pemerintah Sudah Pulihkan Status WNI Arcandra 1 September 2016

Pemerintah Sudah Pulihkan Status WNI Arcandra 1 September 2016
Rabu 07 Sep 2016


Sumber:http://news.detik.com/
NewsBreaking21-Menkum HAM Yasonna Laoly menyatakan Arcandra Tahar masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia. Mantan Menteri ESDM itu telah diteguhkan sebagai WNI awal September ini.

"Kami menyelesaikan masalah ini dengan penuh kehati-hatian. Kami berdasarkan asas perlindungan hak dan asas tidak boleh stateless," ungkap Yasonna dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Arcandra dicopot sebagai Menteri ESDM karena dwi kewarganegaraan. Saat Kementerian Hukum dan HAM memproses untuk mencabut status WNI-nya, Arcandra sudah melepaskan kewarganegaraan AS-nya.

Pemerintah tidak dapat mencabut warga negara Indonesia Arcandra karena menurut Yasonna hal tersebut melanggar UU Kewarganegaraan. Selain itu juga tidak diperbolehkan atas aturan Humman Right.

"Kami mengambil keputusan meneguhkan kembali status WNI Arcandra tanggal 1 September," aku Yasonna.

Peneguhan kembali tersebut dilakukan setelah Kemenkum HAM mendapat surat kepastian dari Kedubes AS mengenai status Arcandra. Berdasarkan Keputusan Departement of State Amerika Serikat melalui Certificate of Loss of Nationality of The United State, Arcandra sudah tidak lagi menjadi WN AS.

"Setelah dapat statement itu, kemudian dikonfirmasi oleh surat resmi dari embassy AS tanggal 31 Agustus. Maka tanggal 1 September kami peneguhan kembali Arcandra sebagai WNI," ujar politisi PDIP itu.

Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding sempat menginterupsi. Ia memastikan apakah Arcandra benar sudah mengucap sumpah sebagai WN AS pada tahun 2012.

"Sudah pasti, Pak. Kemudian yang bersangkutan juga sudah menyampaikan sumpah mengembalikan warga negara AS," jawab Yasonna.

"Di AS juga ada aturan siapa yang dilantik jadi pejabat negara lain otomatis kehilangan kewarganegaraan AS-nya. Lalu secara verbal menyatakan sumpah mengembalikan," tambah politikus PDIP itu.

Yasonna kembali menjelaskan bahwa pihaknya sudah betul-betul melakukan kroscek. Hingga akhirnya memutuskan meneguhkan kembali Arcandra sebagai WNI.

"Sesuai PP Nomor 2 tahun 2007, kalau menerbitkan surat pencabutan warga negara, maka dia akhirnya menjadi stateless. Humman right juga tidak memperbolehkan itu," tutup Yasonna.

Subsidi BBM Tahun Depan Rp 42,3 T, Solar Dapat Rp 500/Liter

Subsidi BBM Tahun Depan Rp 42,3 T, Solar Dapat Rp 500/Liter
Rabu, 07/09/2016


Sumber:http://finance.detik.com/
NewsBreaking21-Dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017, pemerintah mengajukan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 42,3 triliun. Solar akan tetap disubsidi Rp 500 per liter.

"Sudah solar Rp 500 per liter," ungkap Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, di Gedung Djuanda, Kementerian Keuangan, Rabu (7/9/2016).

Mekanisme subsidi tetap sudah diberlakukan sejak 2015. Di mana subsidi dipatok pada tarif tertentu agar terhindar dari gejolak yang dimungkinkan terjadi oleh harga minyak. Saat itu dipatok sebesar Rp 1000 per liter.

Subsidi BBM sebesar Rp 42,3 triliun, meliputi subsidi jenis BBM tertentu sebesar Rp 10,3 triliun, yang termasuk di dalamnya subsidi energi terbarukan (EBT) Rp 1,3 triliun dan elpiji tabung 3 kg sebesar Rp 31,9 triliun.

Ary Suta Ternyata Pernah Berguru Spiritual ke Aa Gatot Brajamusti

Ary Suta Ternyata Pernah Berguru Spiritual ke Aa Gatot Brajamusti
Rabu 07 Sep 2016


Sumber:http://news.detik.com/
NewsBreaking21-Ary Suta mengaku menjalin hubungan pertemanan dengan Gatot Brajamusti sejak tahun 2004. Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) itu mempercayai Aa Gatot sebagai guru spiritualnya.

"Hubungan pertemanan saja sejak 2004," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/9/2016).

Sejak perkenalannya itu, Ary Suta punya kedekatan dengan Aa Gatot Brajamusti. Bahkan Ary Suta ikut berguru spiritual di padepokan Aa Gatot Brajamusti. "Dia mempercayai Gatot saja sebagai guru spiritual sejak 2004, terus diajak juga ke padepokan beberapa kali," tambah Budi.

Selain bertemu di Padepokan, Ary Suta kerap bertemu Gatot Brajamusti di rumahnya maupun bertemu di tempat umum.

Lebih jauh, saat ditanya apakah selama menjadi murid Ary Suta mengkonsumsi narkoba bersama Aa Gatot, Budi menjawab, "Kita tidak tanyakan sejauh itu karena tidak termasuk materi penyidikan," ujar Budi.

Tetapi dalam pemeriksaan tersebut, Ary Suta membantah telah memberikan 2 pucuk senjata api pabrikan tersebut kepada Aa Gatot Brajamusti. Penyidik akan mengkonfrontir keduanya karena keterangan yang berbeda itu.

300 Orang Demo Tolak Pencalonan Ahok di Kantor PDIP

300 Orang Demo Tolak Pencalonan Ahok di Kantor PDIP
Rabu 07 Sep 2016,


Sumber:http://news.detik.com/
NewsBreaking21-Sekitar 300 orang yang mengaku dari Front Wong Cilik Bicara siang ini menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPP PDIP di jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka minta berdialog dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Front Wong Cilik Bicara meminta agar PDIP tak mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017. "Kami meminta audiensi dengan ibu Mega untuk menolak Ahok dicalonkan oleh PDI Perjuangan," kata juru bicara aksi Deni Riyanto di sela unjuk rasa, di kantor DPP PDIP jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2016).

Menurut Deni, Ahok adalah tukang gusur yang tidak mau bermusyawarah dengan rakyat. "Ahok bukan Jokowi, Ahok mencederai nawa cita yang didukung Jokowi. Ahok mencederai program Jokowi," tegas Deni.

Front Wong Cilik Bicara merupakan gabungan dari sejumlah organisasi dan forum warga di Jakarta. Seperti Forum Warga Lenteng Agung, Forum Warga Rawa Bebek, Forum Warga Penjaringan, Forum Warga Kelapa Gading, Forum Warga Cawang dan lain-lain.

Saat ini perwakilan massa sudah diterima oleh perwakilan DPP PDIP. Sebanyak 300 massa itu tiba di kantor PDIP dari arah Taman Suropati menggunakan 10 delman menggunakan satu jalur di jalan Diponegoro arah Taman Suropati menuju Cikini.

Aksi sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas di jalan Diponegoro untuk beberapa saat. Pantauan detikcom, saat ini arus lalu lintas di jalan Diponegoro tersendat.